Senin, 10 Maret 2014

Sabda Rasulullah SAW: Sungguh seorang pria melihat anjing menjilat kotoran kering karena tidak tahan menahan haus dan tak menemukan air, maka lelaki itu mencabut sepatu kulitnya dan mengambil air dari sumur dan memberinya minum hingga puas, maka Allah berterimakasih padanya dan memasukannya ke surga(Shahih Bukhari). Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wataala Yang Maha Luhur, Yang Maha Lemah lembut kepada hamba-hambaNya terlebih kepada hamba yang memiliki sifat lemah lembut kepada yang lainnya, Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: Sayangilah yang ada di bumi, maka yang di langit (malaikat) akan menyayangi kalian. Sebagaimana pula hadits luhur yang telah kita baca, dimana Rasulullah shallallahualaihi wasallam memberikan pengajaran kepada kita dengan hadits tersebut yang begitu singkat namun memiliki makna yang sangat dalam, dimana kepedulian terhadap seekor hewan yang najis sekali pun seperti seekor anjing yang sedang mendapatkan kesulitan karena kehausan, kemudian seseorang menolongnya maka Allah subhanahu wataala menghadiahkan untuknya surga sebab perbuatannya yang memberi minum seekor anjing yang kehausan. Padahal kita mengetahui bahwa memasuki surga kita harus melewati berbagai macam cobaan dan kesulitan, akan tetapi jiwa yang penuh dengan kasih sayang terhadap sesama makhluk Allah maka Allah akan menyayanginya dan berterima kasih kepadanya atas perbuatannya. Sebagaimana dalam hadits tersebut, dimana perbuatan baik seorang lelaki itu terhadap anjing yang kehausan, dimana anjing tersebut tidak mampu membalas kebaikannya maka Allah subhanahu wataala yang membalasnya dengan memasukkannya ke dalam surga. Namun semakin hari dalam perputaran bumi ini semakin sirna orang-orang yang memiliki rasa kasih sayang dan lemah lembut antar sesama makhluk, padahal sifat mulia itulah yang justru menjadikan sebab turunnya rahmat Allah ke muka bumi, namun semakin berlalunya waktu manusia semakin banyak yang bersifat bengis dan tidak peduli kepada sesama manusia, terlebih lagi terhadap seekor hewan. Namun nabi Muhammad shallallahualaihi wasallam telah memberikan tuntunan kepada kita bahwa peduli kepada seekor hewan yang najis sekalipun bisa memasukkan seseorang ke dalam surga, terlebih jika peduli kepada sesama manusia yang baik, terlebih lagi jika peduli kepada sayyidina Muhammad shallallahualaihi wasallam, yaitu dengan memperbanyak shalawat atau memperbanyak mengajak orang lain untuk mengerjakan keluhuran seperti hadir di majelis talim, di majelis dzikir, mengingatkan orang lain untuk melakukan shalat dan lainnya baik mengajaknya dengan ucapan langsung, telepon, atau pun sms. Hal demikian merupakan kepedulian kepada Rasulullah shallallahualaihi wasallam yang terlihat sepele, bahkan lebih sepele dari perbuatan seseorang yang memberi minum seekor anjing yang disebutkan dalam hadits tersebut, yang kemudian Allah memasukkannya ke dalam surga karena niatnya, yaitu karena kelembutan hati dan kasih sayang yang ada dalam dirinya. Dan tiadalah hati yang lebih berlemah lembut dari sanubari sayyidina Muhammad shallallahualaihi wasallam. Oleh sebab itu semakin mulia derajat seseorang, maka hatinya akan semakin berlemah lembut dan semakin seseorang berlemah lembut dan berkasih sayang maka ia akan semakin mulia di sisi Allah subhanahu wataala.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar